banner 728x250

Pimpinan Pusat PERMAPI, Meminta KPK RI Tangkap Oknum Jual Beli WTP sebesar 12 Milyar di BPK RI

banner 120x600
banner 468x60

Jejaktoday.com, Jakarta 7 Juni 2024 puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Pimpinan Pusat PERMAPI (Perkumpulan Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Indonesia) mengadakan aksi unjuk rasa di depan BPK RI.

Lanjut, sempat saling dorongan sama pihak sekuriti BPK karena masa aksi tidak mengizinkan mobil yang masuk pada saat mereka sedang berorasi, sempat pihak sekuriti ingin menarik dan menahan salah satu dari pihak demonstrasi tersebut, namun dihalangi oleh masa aksi.

banner 325x300

Amri menyampaikan bahwa BPK RI sebagai lembaga yang Independen memiliki tugas dan tanggung jawab memeriksa keuangan negara di semua Instansi pemerintahan, apa dilakukan oleh Auditor BPK RI yang bernama Victor dan pimpinan justru mencoreng citra dan marwah BPK RI.

Ungkap Amri menduga mereka telah melakukan jual beli WTP dan memanfaatkan kekuasaannya untuk memeras pejabat di lingkup kementerian pertanian.

“Diduga mereka meminta uang sebesar 12 milyar untuk hentikan audit dan mendapatkan WTP, hal tersebut di ungkapkan oleh salah satu pejabat Kementan di pengadilan saat persidangan”, tegas sang orator Amri

Kelanjutan Amri selaku orator lapangan menegaskan bahwa sebagai anak bangsa kami menilai hal ini sangat tragis, lembaga negara yg menyelamatkan uang negara justru menjadi alat untuk mengumpulkan pundi pundi kekayaan bagi segelintir orang.

Maka dari itu, Pimpinan BPK RI dan auditor harus bertanggung jawab secara moral maupu secara hukum tindak pidana pemerasan dan korupsi atas perbuatanya yang merugikan Negara.

Aksi di BPK Puluhan Mahasiswa tersebut juga mendatangi KPK RI mendesak KPK untuk panggil dan periksa Pimpinan BPK dan Auditor BPK, tandas orator.

Berikut tuntutan masa aksi, yaitu:

1. Mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dan Kejaksaan Agung segera tangkap oknum yang melakukan tindak pidana Jual beli WTP di BPK RI.

2. KPK RI segera telusuri dugaan aliran dana 12 milyar yang mengalir ke BPK RI atas pengakuan Hermanto di persidangan.

3. Pimpinan BPK RI dan anggotanya segera pecat dan copot auditor yang melanggar kode etik dan hukum pidana.

4. KPK RI Segera periksa pimpinan BPK RI, anggota dan audior-auditornya.

5. Kami Mendesak KPKRI dan Kejagung segera periksa saudara Victor sebagai auditor atas dugaan tindak pidana pemerasan dan jual beli WTP.

“KPK Berani itu hebat tutup sang orator”.(Tim-Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *