banner 728x250

Mahasiswa Tambelan Desak Puskesmas dan Kepolisian Segera Bertindak Terkait 14 Warga yang Diduga Keracunan

banner 120x600
banner 468x60

Jejaktoday.com, Kepulauan Riau – Kabupaten Bintan – Mahasiswa yang berasal dari Tambelan kabupaten Bintan Farid Al Baqir meminta Kepada pihak Puskesmas dan Kepolisian Kec. Tambelan agar segera mengambil tindakan terkait kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa 14 warga Tambelan. Kejadian tersebut memicu kekhawatiran di kalangan warga setempat dan menyoroti kebutuhan akan respons cepat dari pihak berwenang.

Pada Rabu, 27 Maret 2024, laporan perkembangan dari pihak Puskesmas Tambelan sampai dengan pagi ini jam 06.00 WIB jumlah korban semakin bertambah hingga saat ini menjadi 20 orang, dilaporkan korban mengalami keluhan serupa setelah mengonsumsi mie sagu goreng (lakse), dengan gejala seperti mual, muntah berulang, dan diare.

banner 325x300

Dugaan sementara menunjukkan bahwa keracunan disebabkan oleh mie sagu yang dibungkus menggunakan mika plastik (lakse), yang umumnya dijual oleh warung takjil dan pedagang keliling di beberapa desa/kelurahan di Kecamatan Tambelan.

Mahasiswa Tambelan, yang merasa prihatin dengan kejadian tersebut, mendesak pihak berwenang untuk segera menngambil tindakan responsif terkait insiden ini dan memberikan perawatan yang tepat kepada para korban.

“Perlu ditegaskan kepada pihak yang berwenang untuk segera mengambil tindakan terkait kasus dugaan keracunan makanan ini. Langkah-langkah preventif juga diharapkan dapat diambil untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang”. ujar farid.

“kejadian tersebut menjadi peringatan untuk warga setempat agar selalu menerapkan protokol kesehatan selama kegiatan berjualan takji dan berdagang keliling”, tutup nya. (Tim-Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *